Eris, Minahasa – Universitas Negeri Manado (UNIMA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan Pelatihan Bahaya Penyalahgunaan Me
Eris, Minahasa – Universitas Negeri Manado (UNIMA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan Pelatihan Bahaya Penyalahgunaan Media Sosial pada Generasi Muda di Desa Eris, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Mario Tulenan Parinsi, S.Kom, MTI, dosen Fakultas Teknik Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK), dan didanai melalui PNBP UNIMA Tahun 2025.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial dan gadget di kalangan generasi muda Desa Eris yang belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman literasi digital yang memadai. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan media sosial, gangguan konsentrasi belajar, masalah kesehatan mental, gangguan pola tidur, hingga berkurangnya interaksi sosial secara langsung.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama empat bulan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program ini menyasar remaja, guru, orang tua, serta tokoh masyarakat, dengan tujuan membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Balai Desa Eris dan SMP Negeri 1 Eris, dengan rangkaian kegiatan berupa workshop literasi digital, penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta kampanye edukasi digital. Materi pelatihan meliputi bahaya penyalahgunaan media sosial, pengelolaan waktu penggunaan gadget, keamanan dan privasi digital, serta etika berinteraksi di ruang digital.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, pihak sekolah, serta masyarakat setempat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam diskusi, simulasi, dan pembuatan konten edukatif yang kemudian disebarluaskan melalui media sosial desa sebagai bagian dari kampanye literasi digital.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai risiko penyalahgunaan media sosial. Peserta mulai menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti membatasi waktu penggunaan gadget, lebih selektif terhadap konten digital, serta meningkatnya partisipasi dalam aktivitas sosial di lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya Komunitas Literasi Digital Desa Eris sebagai wadah edukasi dan pendampingan berkelanjutan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, UNIMA menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang cerdas digital dan berkarakter, khususnya di wilayah pedesaan. Diharapkan, program ini dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan edukatif bagi generasi muda Desa Eris.


COMMENTS