Metroinfo.id, Minahasa- Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey, Selasa (14/07) di gedung Wale Ne Tou Tondano, memimpin pelantikan 128 Hukum Tua ter

Metroinfo.id, Minahasa- Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey, Selasa (14/07) di gedung Wale Ne Tou Tondano, memimpin pelantikan 128 Hukum Tua terpilih periode 2026-2034 di Minahasa.
Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan, penandatanganan berita acara, serta pemasangan atribut jabatan secara simbolis oleh Bupati Minahasa.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa jabatan Hukum Tua merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Ia mengingatkan para Hukum Tua agar tidak menyalahgunakan kewenangan, terutama dalam pengelolaan Dana Desa yang harus dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Saudara adalah pemimpin yang paling dekat dengan rakyat. Jaga kepercayaan masyarakat, kelola dana desa dengan bijak, dan jadilah pemimpin yang melayani, bukan dilayani,” tegas Bupati Robby seraya menyatakan tugas Hukum Tua sangat strategis
Bupati Robby juga menekankan pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat pemerintahan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Menurutnya, desa yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai jalannya prosesi. Kehadiran keluarga, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah semakin menegaskan pentingnya peran Hukum Tua sebagai pemimpin terdepan dalam menjaga stabilitas sosial, mengelola potensi desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, Ketua DPRD Minahasa Frangky Wongkar, S.E., Kapolres Minahasa AKBP Steven R. Simbar, S.I.K., Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bona Ventura Ageng, para tokoh agama, para pimpinan OPD, para camat, serta seluruh Hukum Tua yang dilantik bersama keluarga dan masyarakat.

Diketahui proses demokrasi di 128 desa tersebut berlangsung sejak bulan April hingga Juni 2026, dengan mengacu pada jadwal ketat yang dirancang untuk menghindari kekosongan kekuasaan di ujung masa jabatan periode sebelumnya.(***)


COMMENTS