Metroinfo.id,Manado- – Bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD, Swlasa (24/02) Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, secara resm
Metroinfo.id,Manado- – Bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD, Swlasa (24/02) Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, secara resmi mengetok palu persetujuan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025-2044.
Gubernur Yulius melabeli regulasi ini sebagai sebuah “Mahakarya” dan bukan sekedar dokumen administrasi. Ini adalah peta jalan dua dekade yang akan menentukan ke mana arah pembangunan Bumi Nyiur Melambai akan dibawa.
Jalan menuju pengesahan ini bukanlah sengketa singkat. Proses panjang ini telah dimulai sejak tahun 2019. Selama hampir tujuh tahun, dinamika penyelarasan data spasial menjadi tantangan utama antara eksekutif dan legislatif.
Momentum krusial terjadi pada 19 Februari 2026, ketika Kementerian ATR/BPN menerbitkan Persetujuan Substansi (Persub).
“Keberhasilan mendapatkan Persub adalah bukti validitas visi kita. Ini menunjukkan bahwa kepentingan daerah telah selaras secara vertikal dengan strategi nasional,” tegas Gubernur Yulius.
Inti dari RTRW 2025-2044 ini adalah menciptakan harmoni di tengah arus modernisasi. Yulius menekankan dua pilar utama yang menjadi ruh regulasi ini:
• Akselerasi Ekonomi: Menghapus sekat-sekat administratif yang selama ini menghambat investasi. Tata ruang baru diproyeksikan menjadi karpet merah bagi pertumbuhan industri dan kesejahteraan masyarakat.
• Benteng Ekologis: Di tengah ambisi ekonomi, RTRW ini bertindak sebagai filter untuk memastikan ruang hijau dan daya dukung lingkungan tetap terjaga demi generasi mendatang.
Meski telah disetujui bersama DPRD, perjalanan belum sepenuhnya usai. Langkah berikutnya adalah Proses.
Gubernur telah menginstruksikan seluruh jajaran SKPD untuk mengawal ketat fase final ini agar regulasi bisa segera diimplementasikan di lapangan secara konsisten.
Sinergi antara Pemprov dan DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus), mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur sembari menekankan keberhasilan tata ruang ini hanya bisa dicapai melalui semangat Mapalus, kerjasama kolektif masyarakat Sulawesi Utara.(RL)


COMMENTS