HomePemerintah

Metroinfo.id,Amurang- Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) memberikan perhatian serius terhadap tempat hunia

Sekda : Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama Terkait Dana BOS!
Walikota Maurits Sambut 795 Mahasiswa KKN Unima
Pengukuhan dan Sertijab Kepala OJK Sulutgomalut Dihadiri Gubernur Olly Dondokambey

Metroinfo.id,Amurang- Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) memberikan perhatian serius terhadap tempat hunian tetap sekaligus infrastruktur pendukung untuk relokasi korban bencana abrasi Pantai di Amurang Minahasa Selatan (Minsel). Pmprov Sulut dan Pemkab Minsel serta instansi terkait bergerak cepat untuk menuntaskan.

Rabu (25/01/2022), Wagub Steven Kandouw didampingi Bupati Minsel Franky Wongkar SH, meninjau ke lokasi relokasi di Rumoong Bawah Amurang.

Pembangunan rumah relokasi korban Bencana Boulevard Amurang terus dipacu. 81 rumah sementara dikerjakan dari total 114 rumah yang akan di bangun, saya optimis tahun ini selesai,” ungkap Wagub Kandouw.

Apalagi Steven Kandouw juga ikut andil memuluskan program bantuan untuk korban bencana Amurang tersebut.

Sebab sebagian lahan dan jalur jalan menuju ke relokasi, merupakan tanah sekira 1 hektare dihibahkan Wagub Steven Kandouw. Sebagian lainnya merupakan bantuan dari Pemprov Sulut.

Steven Kandouw mengatakan, atas Kolaborasi Pemkab Minahasa Selatan, Pemprov Sulut dan Kementerian PUPR penanganan bencana Amurang, terutama relokasi korban bisa berjalan maksimal.

“Jalan ke Lokasi Perumahan juga sudah mulus,” ungkap Wagub Kandouw.

Selain meninjau lokasi relokasi korban bencana, Wagub juga meninjau kondisi pesisir pantai Amurang pascabencana tahun 2022.

“Jalan Boulevard Amurang sudah tidak bisa di gunakan, karena berbahaya. Jadi harus dipikirkan saat ini yakni melewati jalur Amurang Bypass, supaya tidak lagi melewati jalan Boulevard Amurang,” tukasnya.

Diketahui, bencana yang melanda pesisir Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut) terjadi Rabu (15/6/2022) silam.

Puluhan bangunan amblas dan tenggelam akibat peristiwa ini. Sisanya rusak parah.

Jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Bitung dan Uwuran Satu pun ikut amblas bak ditelan lautan.

Sebanyak 34 rumah hilang, 11 rumah rusak berat, 49 rumah terancam, 15 rumah beresiko tinggi, dan 1 unit resort serta restoran.(*/old)

COMMENTS

DISQUS: 0