Wagub Victor: MBG Investasi Masa Depan Generasi Muda

HomeDaerah

Wagub Victor: MBG Investasi Masa Depan Generasi Muda

Metroinfo.id,Manado- Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Victor Mailangkay menyampaikan Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi masa depan generasi muda

Pekan Seni Mahasiswa Unsrat, Wagub: Parameter Peradaban, Tapi Jangan Disalahgunakan
Presiden Jokowi Setujui Usulan Gubernur Olly, Lahan Perkebunan Satu Hektar Per Keluarga di Lokasi Relokasi
Ganjar Pranowo Kunjungi Sulut, Didoakan Para Pendeta dari SAG Sulutteng, Gubernur Olly Titip Jaga NKRI

Metroinfo.id,Manado- Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Victor Mailangkay menyampaikan Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi masa depan generasi muda sulut.

Hal ini disampaikan Wagub Sulut Victor Mailangkang saat memimpin rakor percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di ruang rapat utama Kantor Gubernur Sulut, Kamis 29 Januari 2026.

“Tujuannya, untuk menyelaraskan langkah pelaksanaan program strategis nasional,” ujar Wagub Victor Mailangkay selaku Ketua Tim Percepatan Program MBG Provinsi Sulut.

Hadir pada rakor MBG Sulut ini, Wakil Bupati dan Wakil Walikota se-Sulut – selaku Ketua Tim Percepatan Program MBG di masing-masing daerah. Menjadi bagian penting untuk menciptakan sinergi yang kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Ini penting dalam mendorong kelancaran serta efektivitas program yang bertujuan perbaikan status gizi anak-anak di sekolah,” ucapnya.

Wagub Mailangkay menuturkan pelaksanaan program MBG di Sulawesi Utara perlu dipercepat dan ditingkatkan kualitasnya guna menjawab tantangan status gizi yang masih menjadi perhatian di beberapa daerah.

“Program MBG bukan hanya tentang memberikan makan kepada anak-anak, tetapi juga investasi strategis untuk masa depan generasi muda Sulut. Kami harus memastikan bahwa setiap langkah pelaksanaan di tingkat daerah berjalan sesuai standar nasional. Tentunya dengan pemantauan yang ketat dan kolaborasi antar instansi yang optimal,” tegasnya.

Selain itu, Wagub Victor juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan, pemilihan bahan makanan lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar. Serta juga peningkatan peran orang tua dan komunitas dalam memastikan keberlanjutan program.

“Pihak provinsi akan memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada setiap kabupaten/kota yang mengalami kendala dalam pelaksanaan program,” tuturnya.

Dalam rapat ini juga, evaluasi pelaksanaan MBG tahun sebelumnya jadi pokok bahasan. Secara bersama mengidentifikasi kendala utama seperti ketersediaan sarana prasarana, sumber daya manusia, serta penyusunan rencana aksi konkret untuk tahun 2026.

Para peserta juga sepakat untuk melakukan pemantauan berkala dan melaporkan perkembangan pelaksanaan program secara bulanan ke Tim Percepatan Provinsi.(*/RL)

COMMENTS

DISQUS: