Wagub Victor Tinjau Dapur Makanan, Kunjungi Siswa dan Guru Korban Keracunan

HomeDaerah

Wagub Victor Tinjau Dapur Makanan, Kunjungi Siswa dan Guru Korban Keracunan

Metroinfo.id,Airmadidi- Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, selaku Ketua Satgas MBG yang ditunjuk oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus

Gubernur Olly Resmikan Gedung Gereja dan Pastori GMIM Rut Lolah
Rektor Sompie Lepas Mahasiswa KKT Unsrat Angkatan 138

Metroinfo.id,Airmadidi- Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, selaku Ketua Satgas MBG yang ditunjuk oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, segera menuju lokasi dan meninjau kondisi para korban sejumlah siswa dan guru SMP Negeri 2 Airmadidi yang dilarikan ke Rumah Sakit diduga mengalami keracunan makanan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Keterangan yang diperoleh dari Kepala SMPN 2 Airmadidi Agnes Mantiri, data sementara terdata sebanyak 46 siswa terdampak. 41 siswa rawat di Rumah Sakit Tonsea sedangkan 5 siswa menjalani perawatan di Rumah Sakit Lembean. Selain itu tiga guru juga menjadi korban. Dua di antaranya sementara rawat di RS Lembean dan satu berada di RS Tonsea.

Wagub Sulut Victor Mailangkay menemui langsung beberapa siswa yang masih menjalani perawatan dan menanyakan keluhan mereka.

“Melihat mereka terbaring dengan selang infus—sebagian masih pucat, sebagian sudah mulai bisa tersenyum. Ini mengingatkan bahwa setiap program, sekecil apa pun, selalu bersentuhan langsung dengan kehidupan anak-anak,” kata Mailangkay seraya menegaskan tanggung jawabnya untuk mengawal program dan memastikan langkah perbaikan berjalan.

Wagub Victor juga mengecek langsung dapur tempat mempersiapkan makanan. Dirinya menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap upaya pelayanan kepada anak-anak sekolah sembari berjanji segera lakukan tindakan perbaikan agar kejadian serupa tidak berulang.

Pihak sekolah dan Satgas MBG terus menghimpun data, bekerja sama dengan pihak medis untuk memastikan penyebab insiden. Orang tua di minta tetap tenang mengikuti informasi resmi dari sekolah serta fasilitas kesehatan terkait kondisi anak-anak.

COMMENTS

DISQUS: