Metroinfo.id,Manado- Pemimpin tidak hanya hadir saat keadaan nyaman. Tetapi dalam keadaan yang sulitpun pemimpin harus berani mengambil keputusan.

Metroinfo.id,Manado- Pemimpin tidak hanya hadir saat keadaan nyaman. Tetapi dalam keadaan yang sulitpun pemimpin harus berani mengambil keputusan. Demikian ditegaskan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
“Di Sulut memiliki karakter masyarakat yang toleransi serta memegang nilai sitou timou tumoutou menjadinpenopang stabilitas pembangunan,” ujar Gubernur Yulius.
Sedangkan untuk potensi Sulawesi Utara kekuatan geografis dan demografis Sulut: memiliki 73,25% wilayah laut, Luas 14,5 ribu km² serta penduduk 2,6 juta jiwa. Berbatasan langsung dengan Filipina dan kawasan Asia Pasifik dan diapit dua jalur strategis ALKI II dan ALKI III.
“Untuk itu Sulut memiliki peluang menjadi hub logistik dan ekonomi regional,” ungkap Gubernur Yulius.
Dia juga memaparkan Visi RPJMD 2025–2029. Target PE: 7,8–8,08% di 2029 (saat ini 5,64%). Daya saing daerah dengan target indeks 7,69. Fokus pada ketahanan pangan, energi, dan air.
“Semuanya membutuhkan pembiayaan lanjut yang kuat. Sementara untuk tantangan Keuangan Daerah yakni penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD). Tahun 2025 sekitar Rp14 triliun. Untuk tahun 2026 turun menjadi hampir Rp11 triliun. Hal ini menempatkan Sulut kategori kapasitas fiskal rendah sesuai PMK No. 65 Tahun 2024,” beber Gubernur Yulius.
Terkait hal ini Gubernur Yulius menawarkan solusi obligasi daerah. Potensi tambang emas sebagai salah satu elemen. Negara-negara Tiongkok, Jepang, Inggris, dan AS telah lama menggunakan obligasi hingga level kota,” ungkap Gubernur Yulius saat menjadi keynote speaker dalam sarasehan Nasional Obligasi Daerah di kantor Gubernur Sulut, Rabu (19/11).(RL)


COMMENTS