Pemprov Sulut Raih MCP Terbaik 2023 Oleh KPK RI

HomeDaerah

Pemprov Sulut Raih MCP Terbaik 2023 Oleh KPK RI

Manado- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan Rapat Dengar Pendapat Program Pemberantasan Korupsi wilayah Sulawesi Utara (Sulut), bersam

KaKanwil Kemenkumham Sulut dan Bupati Kumendong Perjuangkan Kekayaan Lokal Nike Tondano dan Kopi Arabika Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis
Gubernur Olly Bayar Tol Kendaraan Pemuda GMIM
Terima Kunjungan Dubes Polandia, Gubernur Olly Promosi Wisata Ini

Manado- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan Rapat Dengar Pendapat Program Pemberantasan Korupsi wilayah Sulawesi Utara (Sulut), bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPK RI Sementara Nawawi Pomolango juga diikuti Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw serta seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se- Sulut, bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (6/3/2024).

Pada kesempatan itu, Pimpinan KPK RI Nawawi Pomolango mengatakan, dari data per area intervensi Monitoring Center For Prevention (MCP) 2023, Pemprov Sulut peraih MCP Terbaik dan itu diraih dengan total nilai 90,47.

“Total nilai ini merupakan yang tertinggi dari kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Utara. Tentunya dilihat dari nilai area, seperti Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, serta Pengelolaan BMD,” rincinya.

Terkait MCP Terbaik ini juga, lanjut Nawawi, tentu ada penghargaan yang akan dikoordinasikan dengan kementerian – kementerian terkait, bentuk penghargaannya kepada pemerintah kota, kabupaten dan provinsi yang konsisten di dalam hal penguatan kerja-kerja ini.

“Dari MCP ini kita bisa menjadikan cermin untuk melihat kerja daripada teman – teman. Paling tidak ada sembilan area yang kita cermati disitu. Seperti apa kerja – kerja dari pemerintah kota, kabupaten dan provinsi, kita bisa lihat dari situ,” tukasnya.

Sementara itu, Wagub Sulut Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan jalannya pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government) harus menjadi tekad bersama semua penyelenggara negara.
Meski begitu, bimbingan dan arahan dari KPK sangat diperlukan dalam upaya pencegahan korupsi.

“Kita semua tetap harus mendapatkan pencerahan, kita semua harus mendapatkan tambahan ilmu. Karena kita tahu persis bahwa tiap tahun, tiap saat, terjadi regulasi-regulasi baru, ada tantangan-tantangan baru,” ucap Kandouw.

Sehingga itu Wagub menyambut baik kegiatan yang digagas KPK RI ini. “Kami percaya acara hari ini yang dipimpin langsung oleh Bapak Ketua KPK, pasti akan memberikan kontribusi positif terhadap sikap, tekad dan pengetahuan kita terhadap kita semua untuk melaksanakan pemerintahan yang bersih yang berintegritas,” pungkasnya.

Kegiatan RDP Program Pemberantasan Korupsi Wilayah Sulut ini juga dihadiri forkopimda Sulut.(Adv Diskominfo)

COMMENTS

DISQUS: 1