HomeUncategorized

Wagub Kandouw Ingatkan Jangan Sampai Masyarakat Jadi Tamu di Kampung Sendiri

Wagub Kandouw Ingatkan Jangan Sampai Masyarakat Jadi Tamu di Kampung Sendiri/// Kumtua, Opolao, Sangadi Wajib Jaga Nama Baik! Metroinfo. id, M

Kinerja Dua Pj Bupati, Limi dan dr Rinny Dievaluasi Pemprov
Sambangi Minahasa, Wagub Kandouw: I Yayat U Santi Artinya Budaya Bekerja Keras!
HIMMATIKA FMIPA Unsrat Edukasi Anak-anak di Pasar Bersehati
Wagub Kandouw Ingatkan Jangan Sampai Masyarakat Jadi Tamu di Kampung Sendiri///
Kumtua, Opolao, Sangadi Wajib Jaga Nama Baik!

Metroinfo. id, Manado-Wagub Sulut, Drs Steven Kandouw, roll call para Kumtua, Sangadi dan Opolao yang hadir pada

Sosialisasi Penataan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat dan Desa di Lingkungan Pemprov Sulut, Selasa (11/06) di hotel Ibis, Manado. Kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pemdes) ini turut dihadiri oleh Asisten Satu, Dr Denny Mangala dan Kadis Pemdes, Dr Jemmy Kumendong, serta para kepala desa perwakilan kabupaten/kota.
Di awal sambutannya, Wagub mendapati
Desa Poyowa Kecil terbanyak memiliki penduduk, sekitar 4000an.
Dia pun mencontohkan salah satu desa di Jawa yang memiliki 62 ribu penduduk namun sarat prestasi.
Menurut Wagub, besar kecil penduduk bukan halangan tapi menjadi challenge tantangan.
Pada kesempatan tersebut Wagub Kandouw mengingatkan pentingnya transparansi terhadap pengelolaan keuangan, aksesibilitas. Penting Integritas.
Kedua partisipatif, sehingga seluruh desa memiliki sense of belonging rasa memiliki.
Ketiga sustuinable alias berkelanjutan. Sehingga dana desa tiap tahun dirasakan outcomenya tepat sasaran.
” Juga dua hal penting yang disampaikan adalah inflasi dan stunting. Inflasi berkaitan dengan kemiskinan. Jadi kegiatan dana desa hindari inflasi. Stunting prevelansi masih 20 persen. Sebaiknya program gizi buat anak.
Selain itu identifikasi pendidikan. Cari tahu dan support kebutuhan bantuan alat pendidikan. Setelah itu barulah dibuat yang berdampak ekonomi seperti Bumdes,” urai mantan Ketua DPRD Sulut ini.
Lanjut Wagub, para kepala desa sekalian ibarat Negara adalah Presidennya. Harus menjadi roll model. Anda adalah panutan. Jangan sampai kekuasaan disalahgunakan. Atur rumah tangga anda!
Wagub Kandouw mengungkapkan,
Substansi dari kegiatan ini diantaranya, kearifan lokal harus dijaga. “Contoh daerah miliki mata air, harus disepakati untuk dijaga bersama. Contoh lain keberadaan kayu, DAS dan lainnya termasuk nilai-nilai budaya setempat. Cita, rasa dan karsa harus dijaga dan dilestarikan. Selain itu jangan sampai masyarakat jadi tamu di kampung sendiri karena tanah-tanah kepunyaan telah banyak dijual kepada orang luar daerah. Jadi, jangan jual-jual tanah desa,” tegas Wagub Kandouw sembari mengingatkan para Kepala Desa agar menjaga nama baik dan jangan sampai berurusan dengan aparat penegak hukum!
Sejumlah Kepala Desa yang hadir mengaku  termotivasi dengan wejangan dari Wagub Kandouw. “Kami berharap terus ada bimbingan dari Pemerintah Provinsi terkait inovasi bagi kemajuan desa,” ujar sejumlah Kepala Desa dari Talaud, Boltim dan Kota Kotamobagu. (Rolf)

COMMENTS

DISQUS: