Metroinfo.id,Manado – "Pagi hari ini saya resmikan bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara,” ujar Presiden Jokowi di
Metroinfo.id,Manado – “Pagi hari ini saya resmikan bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara,” ujar Presiden Jokowi diawali dengan ucapan doa.
Kamis (19/01), Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Kuwil-Kawangkoan di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Bendungan ini dibangun selama lima setengah tahun dengan menelan biaya Rp 1,9 triliun.
Jokowi mengatakan, Bendungan Kuwil-Kawangkoan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar dua kali 0,70 mega watt.
“Meskipun kecil tapi bisa jadi pembangkit listrik tenaga mikro hidro,” jelas Jokowi.
Presiden melanjutkan, bendungan ini memiliki kapasitas tampung 26 juta meter kubik dengan luas genangan 157 hektare.
Adapun fungsi Bendungan Kuwil Kawangkoan ini nantinya adalah untuk mengendalikan banjir dengan menampung debit air sekitar 470 meter kubik per detik, seperti dilansir dari situs Kementerian PUPR, Selain menjadi pengendali banjir, bendungan yang memiliki kapasitas tampung sebesar 23,4 juta meter kubik dan luas genangan sekitar 139 hektar tersebut juga dimanfaatkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung serta penyedia air baku sebesar 4.500 liter per detik. Layaknya bendungan lain, Bendungan Kuwil Kawangkoan akan digunakan sebagai pembangkit listrik berkapasitas 2 X 0,70 Megawatt (Mw) sekaligus menjadi pengembangan wisata.
Jadi, dalam satu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano ada dua tampungan air, pertama adalah tampungan air alami Danau Tondano dan kedua, Bendungan Kuwil Kawangkoan.
Dengan dibangunnya bendungan tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir di Kota Manado dan sekitarnya, sehingga Masyarakat dapat terbebas dari bahaya banjir serta dapat memberikan Air Besih bagi Masyarakat di Kota Manado, Minahasa Utara dan Kota Bitung.(*/old)


COMMENTS